Adnan Canangkan Satgas Kontra Terorisme, Radikalisme dan Narkoba

Upacara Pencanangan Satgas Kontra Terorisme
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bertindak sebagai irup pada upacara Pencanangan Satgas Kontra Terorisme, Kontra Radikalisme dan Kontra Narkoba dan Gugus Tugas Gerakan Sulsel Melayani, Sulsel Tertib dan Sulsel Bersih Tingkat Kabupaten. -foto/humas-

SUNGGUMINASA—–Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mencanangkan Satgas Kontra Terorisme, Kontra Radikalisme dan Kontra Narkoba dan Gugus Tugas Gerakan Sulsel Melayani, Sulsel Tertib dan Sulsel Bersih Tingkat Kabupaten. Pencanangan berlangsung pada saat upacara bendera di Lapangan Kantor Bupati Gowa, Senin (10/10).

Dalam sambutan seragam Gubernur Sulsel yang dibacakan, Adnan menekankan pentingnya terbentuknya Satgas mengingat lokasi strategis Sulsel dan maraknya penggunaan narkoba.

“Sulsel merupakan pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia melalui jalur darat, laut dan udara sehingga berpotensi dijadikan jalur masuknya terorisme, radikalisme dan pengedaran narkoba. Penyalahgunaan narkoba intensitasnya semakin meningkat bahkan diperkirakan korbannya mencapai 5 juta orang,” urai Bupati termuda di KTI ini dihadapan Forkopimda dan pimpinan SKPD Pemkab Gowa.

Pembentukan satuan petugas ini guna menyiapkan kader pelaksana di lapangan yang bertugas sebagai jejaring informasi bagi pemerintah provinsi memberikan penjelasan dan pemahaman tentang bahaya terorisme, radikalisme dan penggunaan narkoba.

Selain Satgas tersebut juga dicanangkan Gugus Tugas Gerakan Sulsel Melayani, Sulsel Tertib dan Sulsel Bersih.

“Kita membutuhkan semangat perubahan untuk membangkitkan kemajuan bangsa Indonesia yang berkarakter. Melalui pencanangan ini diharapkan dapat merubah karakter, dan mentalitas aparat pemerintah dan masyarakat untuk berperilaku hidup dengan menerapkan budaya melayani, budaya tertib dan budaya bersih,” tambah Adnan membaca sambutan seragam.

Bupati Gowa juga menguraikan beberapa poin untuk menghindari pengaruh terorisme, radikalisme dan narkoba. “Memulai dari yang terkecil di lingkungan keluarga, memperkuat silaturahmi, memperkuat masyarakat memiliki resistan yang kuat, memperkuat pola pendidikan kebangsaan generasi muda, menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, memperkuat nilai kearifan lokal serta meningkatkan kesetiakawanan sosial,” urai mantan anggota DPRD Provinsi Sulsel ini.

Pencanangan Satgas ini dilakukan secara bersamaan di seluruh Kabupaten/Kota, kecamatan, desa dan kelurahan se Sulawesi Selatan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + = 8