Adnan Jadi Narasumber di Acara Focus Group Discussion
FGD Pendidikan
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menjadi narasumber Focus Group Discussion dalam rangka Gowa Menuju Kabupaten Pendidikan. -foto/humas-

MAKASSAR——-Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menjadi Narasumber pada Acara Focus Group Discussion Gowa Menuju Kabupaten Pendidikan yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, di Hotel Grand Clarion Makassar, Rabu (21/6).

Kegiatan ini dihadiri 40 peserta yang berasal dari, Dewan Pakar SKTB, Tim Ahli Imtaq, Tim I Love My Country Indonesia (ILMCI), Dinas Pendidikan dan Tim Gowa Kabupaten Pendidikan (GKP), H.Ichsan Yasin Limpo, serta Kepala Dinas Pendidikan, Salam, yang bertindak sebagai moderator dalam acara ini.

Focus Group discussion kali ini membahas tentang berbagai program Andalan pendidikan Ka upaten Gowa untuk menuju Kabupaten Gowa menjadi kabupaten pendidikan.

Berbagai program andalan yang dibahas kali ini, Program Sistem Kelah Tuntas Berkelanjutan (SKTB), Punggawa D’Emba Pembelajaran Ala Cinema Edutainment, serta Mata Pelajaran Iman dan Taqwa (Imtaq).

Adnan menjelaskan, program kabupaten pendidikan sudah masuk dalam RPJMD Kabupaten Gowa, untuk mewujudkan visi gowa sebagai kabupaten pendidikan.

Melalui forum group discussion ini kita dapat menampung berbagai saran, ide, maupun gagasan dari berbagai dewan pakar. “Forum ini menjadi momentum yang sangat penting dalam mempercepat proses visi pemerintah Kabupaten Gowa sebagai kabupaten pendidikan. Semua saran, masukan, ide maupun gagasan akan ditampung dan disaring kemudian disusun untuk menjadi sebuah Peraturan Daerah (Perda),” jelas bupati Adnan.

Selain itu, orang nomor satu di gowa ini menambahkan, terkait Program Imtaq beliau berharap agar tahun ini setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Gowa sudah memiliki 1 sekolah yang dijadikan pilot project kurikulum Imtaq.

Dikesempatan yang sama , H. Ichsan Yasin Limpo, yang menjadi salah satu narasumber tentang program SKTB, sistem pembelajaran kelas tuntas berkelanjutan merupakan sistem yang dirasakan benar dan tepat untuk memberikan layanan pendidikan berkualitas dan komprehensip untuk dapat mengembangkan potensi peserta didik sebagai manusia utuh.

“Ini sangat benar dan tepat untuk dijadikan sistem pendidikan di indonesia, karena program ini dianggap mampu mendorong dan mengejar ketertinggalan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia, yang mana sistem ini mengajarkan generasi penerus mengembangkan dan mengeksplor kemampuan yang dimiliki, jangan hanya karena satu mata pelajaran yg tidak lulus, siswa harus mengulang untuk semua mata pelajaran,” kata Punggawa, sebutan yang akrab dari Ichsan Yasin Limpo. (*)

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

22 − 20 =