Bupati Terima Penghargaan Bidang Pendidikan dari DPRD Gowa pada Peringatan Hardiknas

1
Ket.Gambar: Bupati Gowa, H Ichsan Yasin Limpo menerima penghargaan dari Ketua DPRD Kab Gowa, H Anzar Zainal Bate. -foto/humas-

SUNGGUMINASA—–Bupati Gowa, H Ichsan Yasin Limpo menerima penghargaan dari DPRD Kabupaten Gowa sebagai Inisiator dan Tokoh Penggagas Program Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB) atas dedikasi dan prestasinya dalam bidang pendidikan, khususnya terhadap terobosan SKTB.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPRD Kab Gowa, H Anzar Zainal Bate bertepatan dengan Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kabupaten Gowa di Lapangan Syekh Yusuf Discovery Kabupaten Gowa, Sabtu (2/5).

DPRD Kabupaten Gowa sebagai representasi masyarakat Kabupaten Gowa menganggap bupati dua periode ini sebagai tokoh yang selalu memikirkan terobosan baru untuk kemajuan pendidikan, bahkan buah pemikirannya telah menjadi magnet para pendidik dan pengambil kebijakan di daerah lain untuk datang berguru di Kabupaten Gowa.

Gagasannya pun diakui oleh jajaran guru besar di bidang pendidikan sebagai terobosan baru untuk memajukan sistem pendidikan, bahkan karya orisinilnya pun diapresiasi oleh Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Anis Baswedan.

Pada Peringatan Hardiknas Tahun 2015 yang mengambil tema “Pendidikan dan Kebudayaan Sebagai Gerakan Pencerdasan dan Penumbuhan Generasi Berkarakter Pancasila” ini Bupati Gowa menyerahkan SK Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kepada 688 orang Tenaga Honorer K2 dan asuransi perlindungan diri dan keselamatan kerja kepada 688 orang Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP serta piagam penghargaan kepada 32 orang kepala pasar se-Kabupaten Gowa.

Bupati Gowa, H Ichsan Yasin Limpo mengatakan, sistem pendidikan di Kabupaten Gowa sudah on the right track dan mengutaraka terima kasihnya kepada seluruh anggota DPRD Gowa yang telah memberikan penghargaan kepada terobosan SKTB dan sistem pendidikan di Gowa.

“Sistem pendidikan yang ada di Kabupaten Gowa sudah on the right track tapi belum bisa dikatakan berhasil karena masih memerlukan waktu 7 tahun lagi, nanti bisa dikatakan berhasil ketika sudah 25 tahun. Masih panjang perjalanan ini,” terang Ichsan.

Ichsan YL menambahkan, tanda-tanda keberhasilan program ini terlihat pada tahun 2014 siswa yang lolos jalur undangan tanpa tes sebanyak 457 anak Gowa yg lolos. “SKTB harus terus kita pertahankan dan sempurnakan untuk lebih baik lagi di masa yg akan datang,” pesan Ichsan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

83 − = 80