Jenazah Kadis Dikorda Gowa Dilepas ke Peristirahatan Terakhirnya

Pelepasan Jenazah Kadis Dikorda Kab Gowa
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL dan mantan Bupati Gowa Periode 2005-2015, H Ichsan Yasin Limpo turut melepas jenazah Kadis Dikorda Kab Gowa. -foto/humas-

SUNGGUMINASA—-Ratusan pelayat dari berbagai kalangan memadati rumah duka di Bukit Baruga Antang untuk melepas Jenazah Kepala Dinas Pendidikan, Olahraga dan Pemuda (Dikorda) Kabupaten Gowa, H Idris Faisal Kadir. Pejabat Gowa yang terkenal humoris ini diserahkan oleh keluarga besarnya kepada pemerintah untuk selanjutnya dimakamkan Senin (6/6).

Jenazah diserahkan oleh keluarga diwakili oleh H. Kamaruddin dan diterima langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, H Syahrul Yasin Limpo yang sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara prosesi pelepasan dan didampingi Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL bersama jajaran Muspida Gowa.

Pimpinan SKPD Pemkab Gowa berjejer rapih ikut ambil bagian dalam pemberian penghormatan terakhir kepada jenazah yang merupakan salah satu pamong senior di Pemkab Gowa. Melepas kepergian jenazah meninggalkan rumah duka dibawa oleh Pasukan Paskibraka Kab Gowa untuk dishalatkan di Masjid Kompleks Bukit Baruga.

Sebelum dilakukan upacara pemakaman jenazah juga dishalatkan di Masjid Raya Syekh Yusuf yang diikuti ratusan ASN lingkup Pemkab Gowa dan masyarakat. Rombongan iring-iringan jenazah sempat melintas di depan Kantor Bupati Gowa tempat almarhum mendedikasikan hidupnya dalam berkarier sebagai pamong praja di Gowa

Di pemakaman TPU Pa’bangiang Sungguminasa upacara pemakaman mengantar kepergian Idris Faisal Kadir ke peristirahatan yang terakhirnya. Sekretaris Daerah Kab Gowa, H Muchlis bertindak sebagai inspektur upacara di tempat ini.

Turut hadir di pemakaman Bupati Gowa periode 2005-2015 sekaligus ketua PMI Sulsel, H Ichsan Yasin Limpo bersama jajaran pengurus PMI. Semasa hidupnya almarhum dikenal sangat aktif dalam kepengurusan PMI Sulsel.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL yang ikut melepas kepergian pejabat yang terkenal dekat dengan semua kalangan ini  mengungkapkan kedukaannya. “Kepergian almarhum merupakan kedukaan mendalam bagi Pemerintah Kabupaten dan dunia pendidikan Gowa. Almarhum merupakan sosok orang tua, sahabat dan rekan kerja yang begitu baik. Kontribusinya dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan di Gowa tidak diragukan lagi,” ungkap orang nomor satu di Gowa ini.

Idris Faisal Kadir meninggal di Rumah Sakit Umum Pusat Sangale Denpasar, Bali, Minggu (5/6) pukul 07: 45 Wita setelah terkena stroke dan mengakibatkan berkurangnya suplai oksigen di otak. Kehadirannya di Bali dalam rangka mendampingi Bupati Gowa melakulan pertemuan dengan pihak Universitas Udayana Bali terkait kerjasama dalam program pendidikan di Gowa.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 2 =