Kejari Sosialisasikan Penguatan Jaringan Masyarakat Anti KKN

Ket.Gambar: Kajari Sungguminasa, Ahmad Yani menyerahkan stiker dan brosur Penguat Jaringan Masyarakat Anti KKN kepada Wakil Bupati Gowa, H Abbas Alauddin. -foto/humas-

SUNGGUMINASA—–Dalam rangka memberantas tindakan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta menjelang Peringatan Hari Anti Korupsi pada 9 Desember mendatang, Kejaksaan Negeri Sungguminasa, Kabupaten Gowa melaksanakan Sosialisasi Penguatan Jaringan Anti KKN bagi para pimpinan SKPD, camat dan lurah se Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Galesong, Jum’at (6/12).

Sosialisasi ini diawali dengan penyerahan secara simbolis stiker dan brosur Penguatan Jaringan Anti KKN dari Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gowa, Ahmad Yani kepada Wakil Bupati Gowa, H Abbas Alauddin.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gowa, Ahmad Yani menjelaskan sosialisasi ini dilaksanakan sebagai kegiatan penyuluhan dan penerangan hukum Kejaksaan Negeri Sungguminasa tahun 2013 yang menyajikan materi tentang Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999.

“Kami harap para pimpinan SKPD, camat dan lurah serta semua pihak dapat ikut berperan serta dalam memberantas Korupsi utamanya kepada para PPTK dan bendaharawan dalam mengawal pengecekan pengeluaran yang kegiatannya bersifat fisik,” ujar Ahmad Yani dihadapan para peserta sosialisasi.

Ahmad Yani juga menghimbau kepada para pimpinan SKPD agar tidak mudah untuk menerima hadiah dan pemberian dari pihak lain serta jangan mudah percaya dengan oknum-oknum yang mengatasnamakan Kejaksaan Negeri Sungguminasa.  “Kami mohon bantuan semua pihak untuk memberantas korupsi agar di Kabupaten Gowa ini tidak terjadi kasus korupsi, sebab apabila disini banyak kasus korupsi berarti kami dianggap tidak sukses,” harapnya kepada jajaran Pemkab Gowa untuk bekerjasama dengan Kejari Sungguminasa dalam memerangi KKN di daerah ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Gowa, H Abbas Alauddin yang membuka secara resmi sosialisasi ini mengungkapkan, korupsi merupakan musuh bersama yang perlu diperangi bersama. “Korupsi itu lahir dari perencanaan, oleh karena itu kebijakan Bupati Gowa bagi setiap SKPD dilakukan ekspose berkali-kali dalam membuat Rancangan Kerja Anggaran sehingga dapat mencegah terjadinya korupsi,” terangnya.(*)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

66 − 59 =