Kunker DPRD Tanah Datar di Gowa

SUNGGUMINASA—-Kabupaten Gowa merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang dianggap sukses dalam penyelenggaraan pemerintahannya. Hal inilah yang dijadikan alasan bagi para legislator asal Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Gowa.

Penerimaan rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kab Tanah Datar, Nurhamdi Zahari ini dilakukan di Baruga Krg Pattingngalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin (3/9). Rombongan diterima langsung oleh Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setkab Gowa, Alwi Beddu dan turut pula dihadiri para pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.

Nurhamdi Zahari mengutarakan, tujuan kunjungan kerja ini terkait studi banding dan sharing informasi dalam bidang pertanian, pariwisata, koperasi dan perikanan di Gowa. “Kami ingin bersilaturahmi sekaligus memperoleh informasi mengenai kesuksesan kabupaten Gowa dalam mengelola program-program unggulan tersebut,” katanya.

Alwi Beddu menjelaskan, pada bidang pertanian Kabupaten Gowa berhasil meningkatkan hasil produktivitas panen dengan menerapkan sistem IPAT-BO (Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik) dimana produksi meningkat di atas 5% dari tahun sebelumnya. Kabupaten Gowa juga memiliki program unggulan di sektor perkebunan yaitu, pengembangan dan peningkatan produksi dan mutu tanaman kakao dan kopi.

Alwi Beddu juga menambahkan, Kabupaten Gowa termasuk salah satu tujuan pariwisata di Sulawesi Selatan dengan obyek wisata alam hutan pinus Malino, bendungan Bilibili, Museum Istana Balla Lompoa dan Benteng Somba Opu serta makam pahlawan nasional Sultan Hasanuddin dan Syekh Yusuf Al Makassari.

Sementara pada bidang perikanan, produksi ikan pada tahun 2011 sebesar 974,7 ton, produksi benih 4.417.000 ekor dengan produksi tertinggi adalah jenis ikan mas dan nila yang merupakan komoditas unggul. “Semoga dari kunjungan kerja ini didapatkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi pemerintah daerah masing-masing dalam upaya memajukan pemerintahan, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat lokal di daerah masing-masing,” harap Alwi Beddu.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

36 − = 35