Pemprov Jawa Tengah Pelajari PKSAI Sikamaseang Gowa

Sekda Gowa, Muchlis saat meneria Kunjungan Pemprov Jawa Tengah di Baruga Karaeng Pattingalloang, Rabu (13/2).

HUMASGOWA—-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) dan Dinas Sosial melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Gowa. Kunker tersebut diterima langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, H Muchlis di Baruga Krg Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Rabu (12/2).

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Anak DP3AP2KB Jawa Tengah, Saptiwi Mumpuni mengatakan tujuan dirinya bersama rombongan ke Kabupaten Gowa untuk saling mempelajari penerapan dari Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI) baik dari segi pelayanan, data, maupun inovasi yang dilakukan.

“Kami ingin sharing mengenai PKSAI seperti layanannya bagi anak dalam situasi bencana, kondisi rentan, pencegahan, pengurangan resiko, dan perlakuan yang dilakukan saat ada penelantaran atau eksploitasi anak dan juga pada kekerasan pada anak,” katanya.

Saptiwi mengaku, hal itu dilakukannya untuk memperkuat kapasitas tim dari PKSAI Provinsi Jawa Tengah sekaligus mengetajui praktek yang sudah disusun oleh Kabupaten Gowa untuk bisa diadopsi ditempatnya.

“Kami ingin sama-sama belajar apa yang ada di Gowa untu
kita pelajari begitupun sebaliknya apa yang ada di kami mungkin bisa dipelajari oleh PKSAI Gowa agar bisa bersama-sama menuju Indonesia maju terutama untuk perlindungan anak,” jelasnya.

Terkait hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis sangat mengapresiasi dipilihnya Gowa sebagai salah satu Kunjungan Kerja dari Provinsi Jawa Tengah. Menurutnya ini sebagai suntikan motivasi untuk Gowa agar semakin berbenah dalam mengelola PKSAI tersebut.

Pada kesempatan itu, Muchlis membeberkan PKSAI Gowa dinamai Sikamaseang yang artinya saling mengasihi dan terbentuk sejak November 2016 lalu melalui Peraturan Bupati.

“Salah satu pelayanan yang kita sediakan adalah terintegrasinya dengan beberapa Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD), mulai dari Bappeda, Dinas Capil, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan, RSUD Syekh Yusuf, Dinsos, Dinas PMD, Dinas Pendidikan dan SKPD lainnya,” jelasnya.

Olehnya melalui pertemuan ini, dirinya berharap bisa saling mengadopsi apa yang yang telah diterapkan didaerahnya masing-masing khususnya dalam pemenuhan hak anak.

Sementara Kepala Dinas Sosial, Syamsuddin Bidol mengaku, PKSAI Gowa telah bekerjasama dengan beberapa SKPD terkait telah ditandatangani oleh bupati agar penanganan cepat tuntas.

Salah satu contohnya, jika ada laporan anak tidak memiliki akte kelahiran, akan segera dikoordinasikan dengan Dinas Capil melalui jalur khusus untuk PKSAI agar segera ditindaklanjuti.

“Sama halnya dengan anak yang sakit dan ingin rujukan kami langsung kordinasikan ke RSUD, begitupun pelayanan lainnya yang menyangkut anak usia 0 hingga 18 tahun. Sehingga jika ada masalah terhadap anak penanganan cepat terlaksana,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya mengaku usai memberikan penanganan kepada anak, PKSAI Gowa turun langsung mengawasi hingga menuntaskan segala permasalahan. Tak hanya PKSAI Gowa juga telah bekerjasama dengan 28 panti asuhan terakreditasi di Gowa, sehingga bisa langsung ditempatkan pada salah satu panti asuhan tersebut jika ditemukan anak terlantar.

“Semua itu berkat komunikasi dan koordinasi yang lancar. Semoga ini menjadikan motivasi untuk terus memenuhi hak anak dan mari kita saling bejar apa yang telah kita terapkan do PKSAI Gowa maupun PKSAI Jawa Tengah,” pungkasnya.

Sekadar diketahui kunjungan ini membawa 16 orang baik dari DP3AP2KB dan Dinsos Jawa Tengah dan turut dihadiri Kepala Bappeda Gowa, Taufik Mursad, Kepala Dinas Pendidikan, Salam, Dirut RSUD Syekh Yusuf dr Salahuddin, Kepala DP3A, Kawaidah dan jajaran Dinas Sosial Kabupaten Gowa.(NH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × = 1