SUNGGUMINASA— Bupati Gowa, H. Icshan Yasin Limpo mengharapkan profesionalisme dan netralitas KOPRI guna mengoptimalisasikan pelayanan publik. Pernyataan ini disampaikan dihadapan peserta upacara peringatan HUT KOPRI, PGRI dan Hari AIDS Sedunia di Lapangan Kantor Bupati Gowa (28/11).

Korps Pegawai Republik Indonesia (KOPRI) telah memasuki usia 40 Tahun, Persatuan Guru Indonesia (PGRI) berusia 66 Tahun, usia organisasi ini tidak lagi muda. Profesioanalisme sudah selaykanya diperlihatkan oleh dua organisasi besar ini.

“Kopri merupakan pengayom masyarakat, unsur aparatur negara bertugas memberikan pelayanan terbaik, adil dan merata kepada masyarakat. Kopri berupaya menata diri agar dapat menantapkan jiwa korps serta solidaritas anggotanya,” jelas H. Ichsan Yasin Limpo.

Begitupun dengan organisiasi guru ini, orang nomor satu di Gowa ini berharap organisasi ini menjadi kuat untuk memperjuangkan kepentingan guru, dosen dan tenaga pendidik. Guru juga diharapkan mampu menjalankan peran strategisnya menjadi guru profesional guna menghasilkan pendidikan yang bermutu.

“Saya mengharapkan persatuan semua komponen guna penanggulangan mengatasi epidemi HIV dan AIDS,” ungkap Ichsan dengan lantang. Peringatan Hari AIDS Sedunia tahun ini difokuskan kepada pekerja dan dunia usaha. Sebagian besar pengidap HIV dan AIDS pada usia produktif.

Upacara peringatan turut dihadiri oleh Ketua DPRD Gowa, H. Ansar Usman, Sekda Gowa, pimpinan SKPD Pemkab Gowa , anggota PGRI serta PNS Lingkup Pemda Gowa. Di acara ini sekaligus diadakan penyerahan bibit pohon kepada Ketua PGRI, Drs. H. Sabir Mangensengi serta penyerahan Piala Juara I Beregu Putri Kejurda Tenis Meja DP KOPRI Prov Sulsel(*).

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

5 + 5 =