Peserta Diklat PIM IV Bontang Observasi Lapangan di Gowa

SUNGGUMINASA—-Sebanyak 40 peserta Diklat Kepemimpinan (PIM) Tingkat IV Kabupaten Bontang, Provinsi Kalimantan Timur melakukan Observasi Lapangan (OL) di Kabupaten Gowa. Rombongan yang dipimpin Kepala Bidang Diklat Aparatur Pusat Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (PKP2) III LAN Samarinda, H Andi Taufik ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, H Muh Yusuf Sommeng di Baruga Krg Pattingngalloang, Kantor Bupati Gowa, Kamis (24/5).

Kepala Bidang Diklat Aparatur PKP2 III LAN Samarinda, H Andi Taufik mengutarakan, tujuan observasi ini sebagai integral kurikulum Diklat PIM IV yang wajib dilaksanakan oleh seluruh peserta dan ingin melihat kemajuan kabupaten/kota di Sulsel. “Observasi lapangan ini untuk melihat dan mengamati secara cermat kelebihan dan prestasi yang dicapai Kabupaten Gowa yang nantinya akan disusun menjadi laporan oleh masing-masing peserta,” tambahnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, H Muh Yusuf Sommeng menjelaskan, obyek dari pelaksanaan studi lapangan adalah implementasi dari pelaksanaan otonomi daerah atas kewenangan desentralisasi pada Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) Lingkup Pemerintah Daerah, yang bertujuan untuk mengaplikasikan pengetahuan yang didapatkan lewat pembelajaran dan keadaan di lapangan dan dicocokkan dengan teori yang diperoleh. Kemudian mengkaji permasalahan dan memberikan solusi pemecahan guna masukan untuk diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan serta pelayanan publik di daerah.

Peserta OL ini rencananya akan berinteraksi langsung dengan SKPD lokus terkait yakni Kecamatan Somba Opu, Kelurahan Tombolo, Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian yang dijadikan obyek kajian dan perbandingan. Selain itu, mereka juga akan melakukan ziarah ke Makam Sultan Hasanuddin.

Terkait salah satu lokus yang akan dijadikan sebagai bahan perbandingan yaitu Dinas Kesehatan, H Muh Yusuf Sommeng menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Gowa telah menetapkan Peraturan Daerah No.4 Tahun 2009 tentang Program Kesehatan Gratis, dimana Pelayanan Kesehatan Gratis yang disingkat Yankestis adalah program pemberian kesehatan kepada masyarakat secara gratis, yang dilaksanakan di pusat kesehatan masyarakat dan jaringannya termasuk rumah sakit bersalin serta pelayanan kesehatan rujukan di rumah sakit. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

24 − 18 =