Ranperda Laporan Pertanggung Jawaban APBD 2011

Sungguminasa —- Wakil Bupati Gowa, H. Abd Razak Bajidu menghadiri penyerahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggung jawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kab Gowa Tahun Anggaran 2011. Sidang Paripurna berlangsung di Ruang Rapat DPRD Gowa, (19/6).

Ketua DPRD Gowa, H. Ansar Usman membuka Sidang yang dihadiri anggota DPRD Gowa beserta pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa. Laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD telah dinyatakan dan diatur dalam aturan perundang-undangan, laporan keuangan yang telah diperiksa oleh BPK selambat-lambatnya enam bulan setelah tahun anggaran berlangsung.

Laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2011 terdiri atas Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Neraca Daerah, Laporan Arus Kas (LAK) dan catatan atas Laporan Keuangan (CALK) serta beberapa komponen lapran dan lampiran sebagaimana yang diatur oleh Peraturan Pemerintah. Dimana laporan ini mengungkap kegiatan keuangan Pemerintah Daerah yang menunjukkan ketaatan terhadap APBD, memuat hal yang memperngaruhi pelaksanaan anggaran seperti kebijakan fiscal dan monoter, penyebab terjadinya perbedaan material antara anggaran dan realisasinya.

Wakil Bupati Gowa, H. Abd Razak Bajidu dalam sambutannya menjelaskan secara garis besar pengelolaan anggaran belanja telah terjadi keserasian sesuai batas kebijakan anggaran yang dianut. “ Kita telah sesuai dengan anggaran surplus dan deficit yang dianut. Dalam artian secara totalitas jumlah masih mengacu pada anggaran berimbang serta realisasi anggaran secara umum. Tidak melampui plafond anggaran yang terlokasi dalam APBD,” jelasnya.
Lebih lanjut H. ABd Razak Bajidu menjelaskan “pelampuan realisasi belanja khususnya belanja barang dan jasa pada komponen pengeluaran hanya terjadi di Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan. Pelampuan disebabkan adanya belanja obat dan alat kontrasepsi dari BKKBN Provinsi,” ujarnya.
Secara keseluruhan jumlah realisasi pendapatam daerah termasuk penerimaan pembiayaan sebesar Rp.935.148.185.253 sedangkan realisasi belanja daerah termasuk pengeluaraan pembiayaan sebesar Rp. 823.503.525.543 atau 88,06% sehingga dengan dimikian maka jumlah sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun 2011 sebesar Rp. 111.644.659.709 (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

77 − = 67