Wantimpres Kaji Optimalisasi Pencegahan Konflik di Gowa

Kunjungan Wantimpres
Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni menerima kunjungan Tim Kajian Optimalisasi Pencegahan Konflik Sosial Wantimpres di Kabupaten Gowa. -foto/humas-

SUNGGUMINASA—–Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) melakukan kajian optimalisasi pencegahan konflik sosial di Kabupaten Gowa. Sebanyak 4 (empat) orang tim yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim, Brigjend TNI Moch Afifuddin ini diterima langsung oleh Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni di Baruga Krg Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Kamis (4/8).

Kunjungan tim kajian optimalisasi pencegahan konflik sosial Wantimpres ini turut dihadiri Dandim 1409/Gowa,Letkol Inf Willy Brodus Yos Rohadi, Wakil Ketua DPRD Kab Gowa, Habli Halim, Wakapolres Gowa, Kompol Dwi Bachtiar Rifai, Kasie Intel Kajari Sungguminasa, Muh Zulkifli Said, Kepala Badan Kesbangpol Kab Gowa, Kamaluddin Serang, para pimpinan SKPD, para camat dan para ketua organisasi masyarakat.

Ketua Tim, Brigjend TNI Moch Afifuddin mengutarakan tujuannya, untuk temu muka dan sharing berbagai hal yang ingin kami dapatkan dari pejabat, masyarakat dan juga forum berkaitan dengan optimalisasi pencegahan konflik sosial di Kabupaten Gowa.

“Agar tidak terjadi konflik di seluruh Indonesia, maka ada beberapa tempat yang dinilai sebagai sampel yang dianggap sering terjadi konflik adalah Sulsel dan NTB, sedangkan yang jarang terjadi konflik itu Pekanbaru. Sehingga sangat penting untuk didatangi dalam rangka pengumpulan data dari daerah tersebut, karena hasil data ini akan dibuat kajian yang nantinya akan kami sampaikan kepada Presiden secara faktual dan nyata, ini bukan investigasi tetapi pengumpulan data,” urai Brigjend TNI Moch Afifuddin.

Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni menjelaskan, dalam menangani konflik di Kabupaten Gowa maka Pemerintah Kabupaten Gowa membentuk Tim Terpadu Penanganan Konflik berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor : 86/I/2016 tentang pembentukan tim terpadu penanganan konflik sosial di Kabupaten Gowa tahun 2016.

“Tim terpadu ini mempunyai tugas menyusun rencana aksi penanganan konflik sosial, meliputi pencegahan konflik, penghentian konflik dan pemulihan pasca konflik. Tim ini terdiri dari Bakesbangpol, SKPD terkait, TNI, POLRI, BIN, kejaksaan dan instansi vertikal lainnya serta melibatkan forum kemitraan masyarakat,” kata Wabup Gowa.

Wabup juga menambahkan, jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa bersama seluruh pihak telah sukses melaksanakan dengan sukses rangkaian Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wapres pada tahun 2014 serta Pemilihan Bupati dan Wabup secara serentak pada tahun 2015 meskipun Kabupaten Gowa sempat diprediksi berada pada zona merah.

“Alhamdulillah berkat kerjasama dan koordinasi yang baik antara stakeholder, maka kami dapat menepis prediksi tersebut dan membuktikan bahwa Kabupaten Gowa berada pada zona hijau. Bahkan hingga saat ini situasi dan kondisi keamanan Kabupaten Gowa tetap kondusif,” terang mantan Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Gowa ini dihadapan Wantimpres.

Hal ini juga dibenarkan Dandim 1409/Gowa,Letkol Inf Willy Brodus Yos Rohadi bahwa, kondisi Kabupaten Gowa saat ini dalam keadaan aman terkendali dimana dinamika permasalahan dapat teratasi karena adanya koordinasi yang baik dari jajaran di bawah hingga jajaran ke atas.

“Dinamika permasalahan di Kabupaten Gowa dapat kami atasi karena jalur komunikasi yang luar biasa erat dengan seluruh SKPD, Pemerintah Kabupaten Gowa dan semua pihak, bahkan saat ini situasi sangat mendukung pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan berlangsung secara serentak di 53 desa pada 16 kecamatan,” tambah Dandim 1409.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + 5 =