Adnan Buka Turnamen Sepakbola Dispora Youth Cup I
Dispora Youth Cup I
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyerahkan Piala Bergilir Dispora Youth Cup I kepada Sekrrtaris Dispora, H Sappe Mangiriang selaku Ketua Panitia Pelaksana. -foto/humas-

SUNGGUMINASA———–Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan secara resmi membuka Turnamen Sepakbola Dispora Youth Cup I Tingkat Kabupaten Gowa di Lapangan Syekh Yusuf Discovery, Senin sore (8/5).

Kegiatan ini akan memperebutkan piala bergilir Bupati Gowa Cup yang akan diikuti 17 Tim dari 16 Kecamatan se- Kabupaten Gowa yang berlangsung mulai tanggal 8 – 20 Mei 2017.
Adnan Purichta dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya kita bersama dalam meningkatkan kualitas dunia olah raga, khususnya kualitas atlet muda sepak bola yang ada di Kabupten Gowa.

“Ini menjadi ajang adu kreativitas dan nyali para anak muda yang tergabung dalam club sepakbola di kecamatan. Intensitasnya bisa terjaga apabila dalam pertandingan dan kejuaraan ini bisa dilakukan secara bertahap dan mampu menciptakan para pemain-pemain muda yang berkualitas, yang dapat mengharumkan nama daerah baik dalam skala nasional maupun internasional”, kata bupati termuda di kawasan Timur Indonesia.

Lebih lanjut, Bupati Adnan berharap “Tahun depan semua kecamatan yang ada di Kabupaten Gowa harus turut andil dalam ajang ini, dan untuk semua tim yang mengikuti ajang ini bisa menjunjung tinggi jiwa serta semangat sportivitas dan Fair Play di ats segala-galanya,” harapnya.

Kadis Dikorda Gowa, H Muh Fajaruddin mengatakan maksud dan tujuan Dispora Cup I ini menjadi satu bagian program unit kerja Dikorda. “Melalui turnamen ini kita berusaha mensosialisaikan olahraga sepakbola dan saya yakin ke depan kegiatan persepakbolaan di daerah ini akan lebih bagus lagi karena Gowa memang punya potensi besar di sepakbola. Ini juga untuk mencari bibit persiapan piala Suratin Cup dalam waktu dekat,” kata Fajaruddin.

Ketua panitia pelaksana, H Sappe Mangiriang mengatakan dalam turnamen ini ditangani 32 wasit yang berkualifikasi PSSI. ” Ada dua kecamatan tidak ikut dari 18 kecamatan yang menjadi peserta. Dan sampai sekarang kita belum tahu karena pemerintah kecamatannya tidak melaporkan. Dua kecamatan itu yakni Tombolopao dan Bungaya,” jelas Sappe.

Dikatakan Sappe, turnamen ini menggunakan sistem setengah kompetisi dan pembukaannya diawali dengan eksebhisi eksekutif dan legislatif.(*)

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

× 3 = 18