Dikpora Luwu Amati Penerapan SKTB di Gowa

Kunker Dikpora Luwu

SUNGGUMINASA—-Jajaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Gowa. Rombongan berjumlah 15 orang yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Dikpora Kabupaten Luwu, H Andi Muin ini diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan, Olahraga dan Pemuda (Dikorda) Kabupaten Gowa, H Idris Faisal Kadir di Ruang Rapat Wakil Bupati Gowa, Kamis (11/12).

Sekretaris Dikpora Kabupaten Luwu, H Andi Muin yang hadir bersama perwakilan dewan pendidik, pengawas, guru dan kepala sekolah Kabupaten Luwu menjelaskan bahwa Kabupaten Luwu telah melakukan kerjasama dan penandatangan MoU dengan Kabupaten Gowa terkait penerapan program SKTB yang akan dilakukan di Luwu, sehingga jajaran Dikpora merasa perlu untuk melihat langsung aplikasi dan penerapan SKTB di Gowa sebab Perda tentang SKTB tengah digodok di Kabupaten Luwu. “Kami ingin mendapatkan suplemen tambahan dengan mengamati langsung implementasi program pendidikan Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan di salah satu sekolah di Kabupaten Gowa,” ujarnya Andi Muin.

Kadis Dikorda Kabupaten Gowa, H Idris Faisal Kadir yang didampingi Sekretaris Dikorda, Sappe Mangiriang mengatakan penerapan SKTB di Kabupaten Gowa sejak tahun 2011 merupakan langkah yang tepat. “Implementasi SKTB yang tidak mengenal tinggal kelas dan Ujian Nasional yang tidak berpengaruh pada kelulusan ternyata mulai pula diterapkan secara nasional,” jelas Idris.

Idris Faisal Kadir menambahkan, bahkan Kurikulum 2013 yang baru diterapkan secara nasional ternyata substansinya pun sama dengan Kurikulum SKTB Kabupaten Gowa. “Hal ini membuktikan bahwa program pendidikan kita sudah on the right track,” tegasnya.

Pada kesempatan ini juga, Idris memperkenalkan program pendidikan Investasi Sumber Daya Manusia (SDM) 25 Tahun atau seperempat abad dimana Pemkab Gowa memberikan beasiswa hingga tamat kepada 41 orang putra-putri terbaik Kabupaten Gowa ke tiga perguruan tinggi ternama di Indonesia yaitu Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dan Universitas Indonesia (UI) Jakarta. “Kita berharap dengan investasi ini maka putra putri Gowa akan menjadi aset daerah dan bangsa yang berdaya saing pada perspektif 20 hingga 25 tahun mendatang,” harap Idris.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + 8 =