Musrenbang Sebagai Pedoman Perencanaan Pembangunan

SUNGGUMINASA—-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gowa Tahun 2016. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Kamis (2/6).

Musrenbang Kabupaten yang diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan pembangunan daerah dari unsur DPRD, SKPD, Kecamatan dan Organisasi Masyarakat ini merupakan rangkaian proses atau mekanisme musyawarah perencanaan pembangunan yang difasilitasi oleh Pemkab Gowa dengan diawali dengan pelaksanaan Musrenbang Desa/Kelurahan, Musrenbang Kecamatan dan Forum Gabungan SKPD yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.

Kepala Badan Perencanaan Daerah, Andi Kumala Idjo mengatakan, Musrenbang dimaksudkan untuk mendekatkan perencanaan dengan penerima manfaat yang diharapkan akan menghasilkan manfaat nyata dengan mendorong peningkatan partisipasi, prakarsa dan kreatifitas masyarakat dalam pembangunan serta mendorong pemerataan hasil – hasil pembangunan dengan memanfaat sumberdaya dan potensi yang tersedia.

“Musrenbang ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan komitmen dari para pemangku kepentingan sebagai bahan penyempurnaan rancangan RPJMD kabupaten gowa tahun 2016 – 2021,”  tambah Andi Kumala Idjo.

Sementara itu, Adnan Purichta Ichsan YL menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan wahana publik dalam menggali isu – isu serta permasalahan strategis pembangunan daerah, guna mencapai kesepakatan atas prioritas pembangunan dan konsensus pemecahannya, dengan mendayagunakan sumberdaya yang ada secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan rakyat, sehingga partisipasi masyarakat dalam musrenbang menjadi penanda bahwa masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan mulai dari tahap perencanaan, pengawasan, hingga pemeliharaan.

Keberhasilan pembangunan suatu daerah ditentukan dari potensi sumberdaya manusia, jadi pemerintah kabupaten gowa akan terus  meningkatkankuaitastenaga pengajar guna menghasilkan generasi penerus yang memiliki kualitas sumberdaya manusiayang lebih baik untuk mewujudkan kabupaten gowa sebagai kabupaten pendidikan. Selain itu program kesehatan gratis juga akan terus dilanjutkan meskipun sudah ada BPJS dan Kartu indonesia sehat (KIS).

Pertumbuhan ekonomi kita terus mengalami peningkatan, yang mana nilai PDRB kita sudah mencapai 13,7 trilliun rupiah atau peringkat ke -4 di Sulawesi Selatan, namun pendapatan per kapita penduduk gowa masih rendah dimana pada tahun 2015 masih sekitar 19 juta rupiah padahal rata – rata sulawesi selatan sudah mencapai 40 juta rupiah.

“Musrenbang  ini diharapkan dapat menghasilkan dokumen perencanaan pembangunan yang semakin berkualitas sebagai pedoman dalam penyusunan perencanaan lima tahun kedepan agar menjadi rahmat bagi masyarakat, karena pemerintahan yang mampu mensejahterakan rakyatnya adalah pemerintahan yang mewariskan wilayah dan kehidupan yang lebih baik bagi anak cucu kita kedepan,” harap Bupati Gowa.(***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

39 − = 36