Pemkab Gowa Gandeng PT Grab Dorong Digitalisasi UMKM Sektor Perdagangan dan Pariwisata

– 100 Pedagang Pasar Tradisional Masuk Grab Mart

HUMASGOWA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa secara bertahap mendorong terwujudnya digitalisasi pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Upaya yang dilakukan pun salah satunya dengan menggandeng pihak terkait, seperti PT Grab Teknologi Indonesia.

Hal ini diwujudkan dengan melakukan penandatanganan kesepakatan antara Pemkab Gowa bersama PT Grab Teknologi Indonesia terkait digitalisasi ecotourism, penggunaan produk dan layanan yang berlangsung di Peace Room A’Kio Kantor Bupati Gowa, Kamis (8/9).

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang melakukan penandatangan mengaku sangat menyambut baik kerjasama ini. Menurutnya tentu kerjasama ini sangat sejalan dengan perencanaan dan program prioritas Pemkab Gowa untuk menuju era digitalisasi.

“Digitalisasi ini pada dasarnya untuk mengefisiensi. Sehingga kerja sama ini tidak terpisahkan dari perencanaan Kabupaten Gowa untuk bisa melakukan perubahan menuju digitalisasi,” ujar Adnan.

Apalagi kata Adnan digitalisasi ini sangat dibutuhkan di zaman sekarang sesuai dengan karakteristik masyarakat khususnya di Kabupaten Gowa. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini jumlah penduduk Indonesia terutama di Kabupaten Gowa yang 64 persen adalah milenial, gen z dan post gen z.

“Mereka inilah milenial, gen z dan post gen z yang melek teknologi, sehingga memang dibutuhkan digitalisasi,” ungkapnya.

Olehnya itu, Adnan menyebutkan dengan adanya kerja sama ini tentu akan sangat membantu Pemerintah Kabupaten Gowa khusunya dalam pengembangan pariwisata dan UMKM. Apalagi, sektor pariwisata menjadi salah satu program prioritas Pemkab Gowa

“Saya menyampaikan terimakasih kepada PT Grab yang bekerjasama dan berkolaborasi dengan Pemkab Gowa. Yakin dan percaya untuk mencapai kesuksesan tidak boleh lagi individualistik tapi harus kolaboratif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gowa,” ungkapnya.

Sementara, East Director PT Grab Teknologi Indonesia, Halim Wijaya mengatakan, program Kota Masa Depan ini merupakan singkatan dari Kolaborasi Nyata untuk Masa Depan yang dilaunching pada 2021 lalu. Program ini untuk digitalisasi UMKM yang ada di Kabupaten Gowa, terutama pada sektor perdagangan.

“Jadi kita membantu digitalisasi UMKM yang ada di Kabupaten Gowa, saat ini kita mulai di Pasar Minasa Maupa, Kecamatan Somba Opu dan sudah ada sekitar 100 pedagang yang kita digitalisasi dengan masuk di Grab Mart,” ungkapnya.

Selain UMKM, Halim Wijaya menyebutkan bahwa kerjasama ini juga akan melakukan digitalisasi ecotourism. Dalam kerjasama ini Grab akan membantu memperkenalkan pariwisata Kabupaten Gowa melalui aplikasi.

Halim Wijaya mengungkapkan, Kabupaten Gowa menjadi daerah satu satunya di Sulsel yang diajak kerjasama dalam digitalisasi Ecotourism, penggunaan produk dan layanan.

“Kabupaten Gowa salah satu Kabupaten yang terbuka dan mensupport dalam digitalisasi. Kami berharap bisa membantu Pemerintah Kabupaten Gowa dalan meningkatkan digitalisasi dan mengembangkan UMKM,” ungkapnya.

Turut hadir mendampingi Bupatii Gowa Kepala Bapenda Kabupaten Gowa, Ismail Madjid, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa, Andi Sura Suaib, Kepala DiskominfoSP Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni, Kepala Disparbud Kabupaten Gowa, Andi Tenriwati Tahri, Sekretaris Diskop dan UMKM Kabupaten Gowa, Sumiati dan Kepala Bagian Kerjasama Setkab Gowa, Emy Pratiwi. (JN)

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

41 − 35 =