12.538 KPM di Gowa Terima Bantuan Sosial Kemensos RI

Penyerahan Bansos
Asisten Ekonomi Pembangunan Pemkab Gowa, Mappasomba menyerahkan bantuan sosial Kemensos RI. -foto/humas

GOWA—-Sebanyak 12.538 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI pada Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH).

Penyerahan ini dilakukan langsung oleh Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Kemensos RI, Harapan L Gaol didampingi Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, Mappasomba di Lapangan Bulutana, Kecamatan Tinggimoncong, Kamis (16/11).

Koordinator Panitia Pelaksana Kegiatan, M Syafei Nasution mengatakan, kegiatan PKH di Sulsel telah dilaksanakan sejak tahun 2010 yang mencakup Kabupaten Gowa, Bone dan Makassar, pemilihan Gowa sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan sudah tepat karena Gowa merupakan pioner penerima bantuan PKH di Sulsel.

“Keluarga Penerima Manfaat di Gowa tahun 2017 sebanhak 12.583 KPM dengan nilai bantuan Rp 23.696.820.000,- dan direncanakan pada tahun 2018 akan ada penambahan sebanyak 5.893 KPM dan hari ini dihadirkan 350 KPM yang berasal dari Kecamatan Tinggi Moncong yang merupakan tahap keempat,” jelas Syafei.

Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Kemensos RI, Harapan L Gaol menjelaskan, PKH sudah berhasil menurunkan presentase kemiskinan secara nasional dan nantinya diharapkan PKH dapat memutus siklus kemiskinan pada KPM penerima PKH.

“Kementrian Sosial berharap peserta PKH juga mendapatkan program bantuan sosial lainnya yaitu Program Indonesia Pintar, Program Indonesia Sehat, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Usaha Ekonomi Produktif, Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu), maupun Program Subsidi Energi agar mereka terentas dari kemiskinan,” jelasnya.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Kabupaten Gowa, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Mappasomba yang hadir didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, H Syamsuddin Bidol dan Camat Tinggi Moncong, Andry Mauritz mengutarakan terima kasih kepada jajaran Kemensos RI atas penyaluran bansos ini.

“Semoga penyaluran bantuan sosial yang kita laksanakan ini menjadi berkah bagi semua dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik bagi kita semua dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik di hari ini dan di masa yang akan datang untuk Indonesia yang sejahtera dalam bingkai sosial spiritual,” ungkap Mappasomba.

Selain penyerahan bantuan PKH Non Tunai, Kemensos RI juga menyerahkan bantuan beras sejahtera sebesar Rp 44.701.815.600,- bagi 32.591 keluarga, bansos disabilitas sebesar Rp 30.000.000,- bagi 10 jiwa, bansos lanjut usia sebesar Rp 196.000.000,- bagi 98 jiwa, bantuan keserasian sosial sebesar Rp 327.000.000,- untuk 3 desa, bantuan kearifan lokal sebesar Rp 100.000.000,- untuk 2 kelompok dan bantuan penguatan desa inklusi sebesar Rp 150.000.000,- untuk 1 desa.

Penyerahan bantuan sosial ini secara simbolis diberikan kepada 22 desa penerima bantuan Keserasian Sosial yang diwakili oleh 11 Dinas Sosial Kabupaten/Kota se-Sulsel. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

81 − = 74