Gowa Canangkan Gerakan Indonesia Membaca

Pencanangan GIM
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menganugerahkan penghargaan kepada mantan Wakil Bupati Gowa, H Abbas Alauddin sebagai tokoh pendidikan pada Pencanangan Gerakan Indonesia Membaca. -foto/humas-

SUNGGUMINASA—–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa akan memproklamirkan sebagai Kabupaten Pendidikan Pertama di Provinsi Sulawesi Selatan. Sehubungan dengan hal tersebut, Pemkab Gowa mencanangkan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) yang dirangkaikan pada Peringatan Maudu Adaka Ri Gowa yang berlangsung di Lapangan Syekh Yusuf Discovery, Senin (12/12).

“Berbagai program pendidikan telah dilakukan di Kabupaten Gowa mulai dari Pendidikan Gratis, SKTB, Program Investasi Sumber Daya Manusia Seperempat Abad hingga Imtaq Indonesia. Semua program ini akan terus disempurnakan pelaksanaannya agar terwujud sumber daya manusia yang berkualitas yang memiliki karakter yang baik,” kata Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.

Mantan anggota DPRD Sulsel ini menambahkan, pencanangan Gerakan Indonesia Membaca ini merupakan salah satu strategi untuk mendorong masyarakat agar gemar membaca.

“Gerakan gemar membaca ini tentunya memerlukan sinergitas kerjasama dari semua unsur pemerintah lintas sektoral, lembaga swasta dan masyarakat agar strategi inu dapat terus berkesinambungan pelaksanaanya sehingga terwujud masyarakat yang memiliki budaya membaca,” jelas Adnan.

Pencanangan GIM ini turut dihadiri Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni sekaligus Plt Kepala Dinas Pendidikan, Olahraga dan Pemuda (Dikorda) Kabupaten Gowa, Sekda Gowa, H Muchlis, Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulsel, H Muh Sidik Salam, Perwakilan Ditjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud RI, Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Gowa dan para muspida Kabupaten Gowa serta para pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.

Pada pencanangan GIM ini juga, Bupati Gowa menganugerahkan penghargaan kepada empat orang tokoh pendidik dan budayawan Kabupaten Gowa yakni
H Ichsan YL sebagai motivator pendidikan, H Mallingkai Maknun sebagai tokoh budayawan, H Abbas Alauddin sebagai tokoh pendidikan dan H Zainuddin Tika sebagai penggiat literasi.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 × 1 =