Hadiri Milad Ke-57 HIPMA GOWA, Adnan: Pendidikan Kunci Utama Membangun SDM

HUMASGOWA——Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan jika melihat tema yang diangkat pada Milad ke-57 Tahun Hipma Gowa yakni “Ikhtiar Untuk Masa Depan Generasi” maka artinya bagaimana kita mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada di Wilayah Kabupaten Gowa.

“Tema ini sejalan dengan visi misi pemerintah Kabupaten Gowa yang telah menjadikan pendidikan sebagai salah satu program prioritasnya,” ungkap Adnan saat menghadiri Milad ke-57 Tahun Himpunan Mahasisiswa Gowa di Gedung Haji Bate, Minggu (31/12).

Pendidikan adalah kunci utama membangun SDM yang lebih baik, lebih hebat dan unggul di masa yang akan datang, salah satunya harus didukung melalui program-program di bidang pendidikan.

Ia menyebutkan, beberapa program yang dihadirkan pada bidang pendidikan antara lain, Pendidikan Gratis, Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB), Imtaq Indonesia, Satu Desa/Kelurahan Satu Sarjana, Satu Desa/Kelurahan Satu Hafidz atau Program Mahasantri, dan Program Investasi SDM Seperempat Abad.

“Investasi pendidikan yang kita lakukan hari ini tidak bisa diukur hanya dengan waktu 5 (lima) tahun tetapi butuh 25 tahun untuk dapat dilihat dan dirasakan. Jadi apabila ada kebijakan pendidikan jangan melihat kebijakan itu dengan anggaran yang besar tetapi lihatlah kebijakan itu bagian dari investasi di masa yang akan datang,” katanya.

Dirinyapun berharap di penghujung tahun ini HIPMA Gowa bisa terus bertransformasi mencetak SDM yang lebih baik dan lebih hebat di masa yang akan datang.

Sementara, Sekjen IKA HIPMA Gowa, Syarifuddin Kulle menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah Kabupaten Gowa yang telah memberikan Anggaran Renovasi Asrama Mahasiswa yang ada di Racing Centre.

“Alhamdulillah ini adalah salah satu bukt perhatian dari Pemerintah Kabupaten Gowa dalam hal ini Bupati Gowa kepada teman-teman kader Hipma Gowa,” tuturnya.

Sementara Muh. Fajar, Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi HIPMA Gowa mengatakan bahwa Mahasiswa atau pemuda sebagai agen perubahan yang melekat pada dirinya aktivis.

“Aktivis itu tidak diukur seberapa banyak ban yang kalian bakar di jalanan, seberapa sering kalian turun di jalanan dan seberapa lantang suara kalian untuk menyampaikan aspirasi tetapi aktivis sebenarnya adalah bagaimana kemudian hasil kerja-kerjanya itu bermanfaat untuk masyarakat banyak,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kader-kader Hipma Gowa untuk tidak melihat permasalah yang ada dinegara tetapi lebih melihat permasalahan yang ada disekitarnya baik itu didusun, desa maupun kecamatan.

“Olehnya itu saya berharap kepada kader-kader Hipma Gowa agar tidak melupakan bahwa organisasi kita ini selain sebagai organisasi pengkaderan tentu jangan lupa bahwa organisasi kita ini adalah organisasi perjuangan jangan sampai kita melupakan hal hal yang sifatnya substantif,” katanya.

Diakhir kegiatan Bupati Gowa menyerahkan kunci asrama mahasiswa kepada Ketua DPP HIPMA Gowa, Gunung Sumanto.(VH)

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

75 − 71 =