PIM III Pemkab Gowa Ditutup

Ket.Gambar : Sekkab Gowa, H Baharuddin Mangka menutup Diklat Pim III Angkatan VIII Tahun 2014. -foto/humas-

Sungguminasa—– Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Tingkat III Angkatan VIII lingkup Pemkab Gowa berakhir. Kegiatan yang berlangsung selama 3(tiga) bulan ini kerjama dengan Diklat Provinsi Sulsel ditutup oleh Sekertaris Daerah Kab Gowa, H. Baharuddin Mangaka di Gedung Diklat pemkab Gowa, Jumat (5/9).

Peserta diklat angkatan VIII ini berjumlah 30 (tiga puluh) peserta yang merupakan pejabat eselon III lingkup Pemkab Gowa yang mengikuti 5 (lima) tahap kegiatan dalam rangka pencapaian kompetensi kepemimpinan taktikal dalam kurun waktu (22/5-5/9). Kegiatan ini meliputi; tahap diagnosa kebutuhan perubahan, tahap taking ownership, tahap merancang perubahan dan membangun tim, tahap laboratorium kepemimpinan, dan tahap evaluasi. Selama tahapan ini peserta dibimbing oleh widyaswara dari Pemerintah Provinsi Sulsel, Pemerintah Kabupaten Gowa dan Pusat Kajian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur (PKP2A) LAN.

Menurut Kepala BKDD Roestam Razak tujuan utama dalam diklat ini mengembangkan kompetensi kepemimpinan terutama bagi pejabat eselon III lingkup pemkab Gowa. “ Mengembangkan kompetensi kepemimpinan taktikal pada pejabat struktur eselon III yang akan berperan dalam melaksanakan tugas tugas dan fungsi kepemerintahan di instansi masing-masing.” Saat membacakan laporan panitia diklat.

Hal sendana juga diutarakan oleh kepala Bidang Diklat Fungsional Diklat Provinsi Sulsel, Nasrun Hamzah. “ Diklat ini diharapkan memberikan pengetahuan baru bagi pesertanya. Karena seorang pejabat yang memiliki knowladge akan bekerja dengan kemampuan dan keahlian bahkan menggunakan metode dan cara baru untuk melaksanakan tupoksinya.” dalam sambutannya mewakili kepala Badan Diklat provinsi Sulsel.

Diklat Kepemimpinan III angkatan VIII ini menggunkana metode berbeda dari yang sebelumnya. Selain waktu pelaksanaan yang lebih panjang juga mewajibkan semua peserta diklat memiliki proyek perubahan di instarnsi masing-masing, “Peserta diklat saat ini merupakan pioner dalam diklat dengan metode baru, kondisi ini sekaligus menjadikan anda sebagai pioner perubahan di instansi kalian. Proyek perubahan yang ada saat ini jangan hanya sekali namun menjadi landasan anda senantiasa memiliki proyek perubahan.” tambah ,Nasrun Hamzah.

Sekertaris Daerah Kab Gowa, mewakili Bupati Gowa menekankan bahwa diklat ini tidak sekedar menggugurkan sekedar tahapan yang harus dilalui sebagai persyaratan pejabat eselon III. “ Proses ini merupakan proses pembelajaran transfer pengetahuan dan sharing pengalaman. Sekaligus menguatkan komitmen sbagai bagian dari aparatur Pemkab Gowa.”urainya. Peserta diklat bersama proyek perubahan yang dirintisnya juga diharapkan dapat diimplementasikan dan direalisasikan secara berkesianambungan di SKPD masing-masing. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× 9 = 90